Apalagi
berbicara soal Negara
Layaknya
berdiri diatas menara,
Menara
khusus orang yang adikara
Apa
gunanya jika rakyat tidak sejahtera?
Yang
ada hanya bisa mengundang lara
Engkau
pandai soal optimis
Optimis
untuk Negara yang demokratis
Jika
hanya karena bagian dari aristokratis
Demokrasi
bisa dibeli. setelah jadi, lalu apatis?
Apa
gunanya rakyat jadi kritis
Rakyat
dan tembok coklatmu berujung anarkis
Engkau
pandai, tapi pelupa
lupa
daratan, dari masalah Negara yang menerpa
tidak
ubahnya seperti tumbuhan yang monokarpa
ingat!
Rakyat juga mahir melihat orang yang pura-pura lupa
untukmu,
orang yang terpilih dari hasil demokratis
jika
kondisi masih sama, rakyat wajar untuk skeptis
Berpikir
realistis, membawa kemustahilan bisa optimis
Wahai
yang bersenjatakan akal dan tahta
“nirguna”
jika semuanya hanya membuat terpana
Ketika
mimpimu untuk negeri ini tidak menjadi nyata
Rakyat
akan datang bersenjatakan suara dan pena
R.Dj
R.Dj
Tidak ada komentar:
Posting Komentar